Penting GaK SiCHH???
PT.OT sangat penting berdiri karana selama lebih dari setengah abad,PT.OT telah mengolah bahan-bahan dari sumber alam menjadi produk-produk berkualitas pilihan konsumen. Berawal dari produk minuman kesehatan dengan ramuan alamiah yang diolah secara tradisional, produk-produk PT.OT berkembang semakin modern, canggih, praktis, dan efisien sesuai dengan tuntutan zaman. Melalui riset dan inovasi, PT.OT menggunkan metode Unique Winning Products untuk memenangkan persaingan dan menciptakan produk-produk bermerek pilihan utama konsumen dengan investasi merek yang terus menerus dilakukan.Komitmen pada kualitas dan inovasi membuat PT.OT mampu berdiri tegak selama lebih dari setengah abad dan menjadi salah salah satu perusahaan consumer goods lokal yang siap bersaing dengan perusahaan-perusahaan dunia yang sejenis.Beberapa merek dari produk PT.OT bahkan menjadi pemimpin pasar di Indonesia dan meraih berbagai penghargaan atas kepuasan konsumen dan merek terbaik melalui lembaga surveyor yang diakui secara nasional maupun internasional.
Semua kemajuan yang telah dicapai ini tidak lepas dari nilai-nilai yang telah PT.OT yakini sejak awal serta terjalinnya hubungan kekeluargaan yang dekat dengan konsumen, karyawan, pemilik, dan pihak-pihak lain yg terkait. Kehadiran PT.OT adalah untuk selalu memenuhi kebutuhan konsumen dan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, PT.OT terus berupaya untuk mengembangkan usaha dan menyempurnakan layanan serta kualitas produk-produk sesuai dengan kebutuhan konsumen, baik saat sekarang maupun akan datang.
BENTUK ORGANISASI: NIAGA
STRUKTUR ORGANISASI
Pada tahun 1986 -1989 R&D berkembang cukup pesat dengan penambahan personil, sarana kerja,ruangan panel,ruangan mikrobiologi dan ruangan instrumen.Pada tahun 1993, fungsi PDQC berubah menjadi Research Centre. Sejalan dengan bertambahnya kategori produk, R&D pun berkembang dari 2 divisi (consumer dan beverages) menjadi 5 divisi (beverages, candy, wafer, personal care, dan laboratorium central). mendirikan departemen untuk memfasilitasi kebutuhan ini, R&D (Research & Development) pada tahun 1985. Awalnya hanya berfungsi sebagai PDQC (Product Development Quality Control) untuk mengembangkan produk-produk minuman tradisional. Di departemen ini standarisasi bahan baku, proses, dan produk jadi serta efisiensi proses produksi pun mulai dilakukan dengan sarana minim dan fasilitas sederhana.
Pada mulanya fungsi R&D adalah mempelajari, membuat, dan mengembangkan produk-produk yang potensial untuk meningkatkan omzet perusahaan. Sejalan dengan berkembangnya perusahaan, keyakinan manajemen semakin mantap untuk membentuk R&D yang bermutu sebagai salah satu upaya menghadapi persaingan bisnis.
Wujud keyakinan dan komitmen ini adalah sentralisasi R&D dalam satu lokasi pada tahun 1994. Selanjutnya, secara bertahap sarana penelitian dan pengembangan produk dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan operasional. Seperti laboratorium aplikasi, pilot plant, ruangan untuk tes kestabilan produk, ruangan instrumen, ruangan panel, dan ruangan mikrobiologi. Adapun tujuan sentralisasi ini adalah agar interaksi antar divisi yang ada semakin baik, penyediaan prasarana dan peralatan menjadi lebih berdaya guna, serta sistem monitoring dan koordinasi menjadi lebih terpadu sehingga diharapkan kinerja R&D menjadi lebih efektif, efisien, dan optimal.
Perkembangan teknologi yang sangat pesat, persaingan ketat dan tuntutan konsumen yang semakin tinggi mengharuskan perusahaan melakukan evaluasi lebih ketat dan kontinu terhadap proses dan mutu produk-produk yang dihasilkan, meningkatkan jaminan mutu (Quality Assurance), dan menghasilkan produk-produk inovatif. Untuk itu, pada tahun 2000 Research & Development diubah menjadi Research & Innovation (R&I). Tujuannya agar sumber daya R&I menjadi lebih kreatif dan inovatif serta dapat mengembangkan produk yang mampu memenuhi keinginan konsumen, memiliki nilai tambah, serta mempunyai 'Unique Winning Point' dibandingkan produk sejenis.
Semua kemajuan yang telah dicapai ini tidak lepas dari nilai-nilai yang telah PT.OT yakini sejak awal serta terjalinnya hubungan kekeluargaan yang dekat dengan konsumen, karyawan, pemilik, dan pihak-pihak lain yg terkait. Kehadiran PT.OT adalah untuk selalu memenuhi kebutuhan konsumen dan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, PT.OT terus berupaya untuk mengembangkan usaha dan menyempurnakan layanan serta kualitas produk-produk sesuai dengan kebutuhan konsumen, baik saat sekarang maupun akan datang.
BENTUK ORGANISASI: NIAGA
STRUKTUR ORGANISASI
Pada tahun 1986 -1989 R&D berkembang cukup pesat dengan penambahan personil, sarana kerja,ruangan panel,ruangan mikrobiologi dan ruangan instrumen.Pada tahun 1993, fungsi PDQC berubah menjadi Research Centre. Sejalan dengan bertambahnya kategori produk, R&D pun berkembang dari 2 divisi (consumer dan beverages) menjadi 5 divisi (beverages, candy, wafer, personal care, dan laboratorium central). mendirikan departemen untuk memfasilitasi kebutuhan ini, R&D (Research & Development) pada tahun 1985. Awalnya hanya berfungsi sebagai PDQC (Product Development Quality Control) untuk mengembangkan produk-produk minuman tradisional. Di departemen ini standarisasi bahan baku, proses, dan produk jadi serta efisiensi proses produksi pun mulai dilakukan dengan sarana minim dan fasilitas sederhana.
Pada mulanya fungsi R&D adalah mempelajari, membuat, dan mengembangkan produk-produk yang potensial untuk meningkatkan omzet perusahaan. Sejalan dengan berkembangnya perusahaan, keyakinan manajemen semakin mantap untuk membentuk R&D yang bermutu sebagai salah satu upaya menghadapi persaingan bisnis.
Wujud keyakinan dan komitmen ini adalah sentralisasi R&D dalam satu lokasi pada tahun 1994. Selanjutnya, secara bertahap sarana penelitian dan pengembangan produk dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan operasional. Seperti laboratorium aplikasi, pilot plant, ruangan untuk tes kestabilan produk, ruangan instrumen, ruangan panel, dan ruangan mikrobiologi. Adapun tujuan sentralisasi ini adalah agar interaksi antar divisi yang ada semakin baik, penyediaan prasarana dan peralatan menjadi lebih berdaya guna, serta sistem monitoring dan koordinasi menjadi lebih terpadu sehingga diharapkan kinerja R&D menjadi lebih efektif, efisien, dan optimal.
Perkembangan teknologi yang sangat pesat, persaingan ketat dan tuntutan konsumen yang semakin tinggi mengharuskan perusahaan melakukan evaluasi lebih ketat dan kontinu terhadap proses dan mutu produk-produk yang dihasilkan, meningkatkan jaminan mutu (Quality Assurance), dan menghasilkan produk-produk inovatif. Untuk itu, pada tahun 2000 Research & Development diubah menjadi Research & Innovation (R&I). Tujuannya agar sumber daya R&I menjadi lebih kreatif dan inovatif serta dapat mengembangkan produk yang mampu memenuhi keinginan konsumen, memiliki nilai tambah, serta mempunyai 'Unique Winning Point' dibandingkan produk sejenis.

Post a Comment